WEB HOSTING, DNS, WEB SERVER, MAIL SERVER, FTP SERVER, DAN KONFIGURASI LINUX

WEB HOSTING

Mari perhatikan penjelasan di bawah ini! Baca dan pahami sampai akhir yaa!

PENGERTIAN WEB HOSTING

    Web Hosting adalah sebuah komputer yang terhubung ke internet dan dipergunakan untuk menyimpan data website agar dapat diakses secara online. Segala informasi disimpan di sebuah tempat yang disebut dengan server web hosting. Agar dapat terus tersambung ke internet dan dapat diakses oleh semua orang, server web hosting dikelola dalam ruang penyimpanan data bernama data center.

CARA KERJA WEB HOSTING

Web hosting sendiri mempunyai cara kerja antara lain :

a. Ketika Anda mengakses website (baik menggunakan IP Address maupun nama domain ) melalui browser yang menggunakan Network Protocol HTTP, internet akan mengirimkan permintaan akses kepada server hosting.

b. Kemudian, server akan mengirimkan informasi file yang diminta ke komputer melalui internet.

c. Terakhir informasi tersebut diterjemahkan oleh web browser dalam bentuk tulisan dan gambar.

JENIS-JENIS LAYANAN HOSTING

1. Shared Hosting

    Shared Hosting adalah layanan hosting dimana sebuah server digunakan secara bersama-sama oleh banyak pengguna sekaligus. Para pengguna layanan shared hosting tersebut berbagi resource dan kapasitas server bersama-sama.

Kelebihan Shared Hosting :

a. Biaya sewa hemat dan ekonomis dibandingkan dengan VPS atau Dedicated Server.

b. Mudah digunakan pemula sebab tidak perlu direpotkan dengan setting server sendiri

c. Support 24 jam.

d. Jika ada masalah pada server, penyedia server yang akan memperbaiki.

Kekurangan Shared Hosting :

1. Karena digunakan bersama-sama, jika ada salah satu pengguna menyebabkan overload atau gangguan pada server maka pengguna lain berpotensi terkena dampaknya.

2. Pengguna memiliki akses yang sangat terbatas pada server dan hanya dapat mengakses serta mengelola filenya sendiri

3. Seluruh setting batasan/limit sudah ditentukan oleh pengelola server, Pelanggan pada ketentuan pengelola server dapat mengakibatkan penahanan hingga penghapusan akun hosting.

Shared hosting cocok untuk Anda  yang baru memulai membuat website namun penggunaan resourcenya tidak terlalu tinggi.

2. VPS Hosting atau VPS Server

    VPS Hosting merupakan server hosting fisik yang dibagi-bagi kembali menjadi server virtual dan difungsikan sebagai server hosting sendiri. Pengguna memiliki root akses VPS server masing-masing dan memiliki wewenang penuh melakukan pengaturan server VPS-Nya. Untuk mengelola server VPS, Anda membutuhkan pengetahuan dasar mengenai server.

Kelebihan VPS Hosting/VPS Server :

1. Biaya VPS jauh lebih terjangkau dibandingkan dedicated server.

2. Anda bebas mencustomisasi server VPS yang Anda miliki.

3. Jenis VPS managed, ada tim support 24 jam.

4. Memiliki akses root server VPS.

5. Scalable, Anda dapat menurunkan atau meninggikan resource tanpa harus mengalami downtime.

Kekurangan VPS Hosting/VPS Server :

1. Perlu pengetahuan dasar tentang server dan sistem operasi.

2. Biaya lebih tinggi dari shared hosting.

3. Harus menginstall control panel sendiri.

    VPS cocok untuk pengguna hosting yang penggunaan resource hostingnya sudah tidak dapat ditampung dengan shared hosting biasa, atau membutuhkan module-module tertentu yang pada layanan shared hosting biasanya tidak ada/dinonaktifkan.

3. Dedicated Server dan Colocation Server

    Dedicated Server dan Colocation Server sebenarnya merupakan server yang sama, yang membedakan adalah komponen hardware Dedicated Server menyewa milik data center sedangkan colocation server adalah server fisik dan semua konponennya dibeli sendiri mulai dari hardware, software, firewall hingga komponen lainnya dan diletakkan di data center untuk dikelola dan dirawat.

    Pengguna memiliki root access server dan memiliki wewenang penuh memanajemen server-nya. Pengguna juga perlu pengetahuan tentang server untuk mengelolanya.

Kelebihan Dedicated Server dan Colocation Server :

1. Satu server fisik yang hanya digunakan untuk Anda.

2. Memilii akses root server.

3. Anda yang menerapkan aturan sendiri.

4. Kontrol penuh untuk meningkatkan spesifikasi server sendiri.

5. Resource yang besar untuk Anda sendiri.

Kekurangan Dedicated Server dan Colocation Server :

1. Diperlukan pengetahuan dasar tentang server dan sistem operasi.

2. Biaya lebih tinggi dari shared hosting.

3. Harus menginstall control panel sendiri.

4. Jika melakukan upgrade/downgrade maka akan mengalami downtime karena server harus dimatikan.

    Dedicated server/colocation server cocok untuk perusahaan besar yang membutuhkan resource yang besar serta memiliki traffic website yang tinggi, module tertentu yang tidak ditentukan di layanan shared hosting serta tingkat keamanan data yang tinggi.

Berikut penjelasan tentang Pengertian Web Hosting, Lengkap Cara Kerja, Jenis-jenis Web Hosting serta Ciri-ciri atau kelebihan dan kekurangan setiap jenis layanan Web Hosting.

Semoga Bermanfaat

Terima Kasih

DNS (Domain Name System)

PENGERTIAN DNS

        Domain Name Server atau DNS adalah sebuah sistem yang menghubungkan Uniform Resource Locator dengan Internet Protocol Address (IP Address).

FUNGSI DNS

1. Meminta informasi IP Address sebuah website berdasarkan nama domain;

2. Meminta informasi URL sebuah website berdasarkan IP Address yang dimasukkan;

3. Mencari server yang tepat untuk mengirimkan email.

CARA KERJA DNS

        DNS bekerja dalam tahapan-tahapan. Dimulai proses meminta informasi atau DNS query. Kemudian dilanjutkan dengan tahapan-tahapan lain seperti DNS recursion, root nameserver, TLD nameserver, hingga authoritative nameserver.

KONFIGURASI DNS DEBIAN

Berikut file-file penting yang akan kita konfigurasi dalam DNS Server:

/etc/bind/named.conf
file forward
file reverse
/etc/resolv.conf

1. sebelum konfigurasi file-file tersebut pastikan ip address di konfigurasi secara static dan sudah sesuai dengan jaringan local. Kemudian masuklah ke directori aktif “/etc/bind/”

#cd /etc/bind

2. Buat file untuk tempat konfigurasi DNS anda di db.domain (file forward) dan db.ip (file reverse) dengan perintah

#cp db.local db.domain

#cp db.127 db.ip

File /etc/bind/named.conf
Lokasi file /etc/bind/named.conf digunakan untuk membuat zona domain. Untuk konfigurasi zona domain, ketikkan perintah:

#pico named.conf

3. Tambahkan skrip pada baris bagian bawah seperti berikut

zone “taufik.net”{
type master;
file “/etc/bind/db.domain”;
};
zone “10.in-addr.arpa”{
type master;
file “/etc/bind/db.ip”;
};

4. Selanjutkan simpan dengan Ctrl+x –> ketik “y” –> enter

WEB SERVER

PENGERTIAN WEB SERVER

        Server atau Web server adalah sebuah software yang memberikan layanan berbasis data dan berfungsi menerima permintaan dari HTTP atau HTTPS pada klien yang dikenal dan biasanya kita kenal dengan nama web browser (Mozilla Firefox, Google Chrome) dan untuk mengirimkan kembali yang hasilnya dalam bentuk beberapa halaman web dan pada umumnya akan berbentuk dokumen HTML.

FUNGSI WEB SERVER

        Fungsi utama Server atau Web server adalah untuk melakukan atau akan mentransfer berkas permintaan pengguna melalui protokol komunikasi yang telah ditentukan sedemikian rupa. halaman web yang diminta terdiri dari berkas teks, video, gambar, file dan banyak lagi. pemanfaatan web server berfungsi untuk mentransfer seluruh aspek pemberkasan dalam sebuah halaman web termasuk yang di dalam berupa teks, video, gambar dan banyak lagi.

JENIS-JENIS WEB SERVER

1. Apache ( Yang paling sering digunakan )
2. Apache Tomcat.
3. Microsoft windows Server 2008 IIS (Internet Information Services)
4. NginX.
5. Zeus.
6. Sun Java System.


CARA KERJA WEB SERVER

        Sederhananya tugas web server adalah untuk menerima permintaan dari klien dan mengirimkan kembali berkas yang diminta oleh klien tersebut. Perangkat lunak web server terdapat pada komputer server, dan di komputer ini pula data-data website tersimpan dengan rapih. 
        Sama halnya dengan komputer klien, komputer server juga harus terhubung dengan jaringan internet untuk dapat diakses oleh klien.Pada saat klien (browser) meminta data web page kepada server, maka instruksi permintaan data oleh browser tersebut akan dikemas di dalam TCP yang merupakan protokol transport  dan dikirim ke alamat yang dalam hal ini merupakan protokol berikutnya yaitu HTTP dan atau HTTPS.Data yang diminta dari browser ke web server disebut dengan HTTP request yang kemudian akan dicarikan oleh web server di dalam komputer server. 
        Jika ditemukan, data tersebut akan dikemas oleh web server dalam TCP dan dikirim kembali ke browser untuk ditampilkan.Nah, data yang dikirim dari server ke browser dikenal dengan HTTP response. Jika data yang diminta oleh browser tersebut ternyata tidak ditemukan oleh web server, maka web server akan menolak permintaan tersebut dan browser akan menampilkan notifikasi Page Not Found atau Error 404.
        Meskipun proses atau cara kerja web server di atas sepertinya sangat rumit, tapi pada prakteknya proses tersebut berlangsung dengan sangat cepat. Anda bahkan bisa sampai tidak menyadari bahwa pada saat meminta suatu halaman web, ternyata hal itu membutuhkan proses yang sangat panjang sampai halaman tersebut dapat Anda lihat di browser.


MAIL SERVER

PENGERTIAN MAIL SERVER

        Mail server adalah sebuah program berbasis cloud computing dalam layanan internet yang digunakan untuk melayani pengiriman atau penerimaan email via jaringan server mail yang sama.gram yang bekerja untuk mendistribusikan email dalam suatu jaringan.

FUNGSI MAIL SERVER

        Secara garis besar, fungsi mail server adalah sebagai program yang membantu mengatur agar email dapat dikirimkan oleh pengirim sekaligus dapat diterima dengan aman, cepat, dan tanpa kendala oleh penerima email.

Tujuan dari adanya layanan mail server sendiri adalah untuk membuat jaringan transportasi email menjadi lebih lancar tanpa adanya interupsi dari pihak luar.

JENIS-JENIS MAIL SERVER

Beberapa jenis mail server diantaranya adalah sebagai berikut :
1. Sendmail
        Sendmail adalah sistem mail server yang paling standar dan banyak digunakan pada sistem operasi                Linux/Unix.
2. Postfix
        Postfix merupakan mail server yang dibuat berdasarkan hasil pengembangan dari server Sendmail.                 Bedanya, Postfix dapat dijalankan pada sistem operasi Linux/Unix serta Mac OS X. Postfix ini diharapkan      dapat menggantikan server dari Sendmail.
3. Qmail
        Qmail adalah mail server yang disebut-sebut sebagai server teraman dalam sistem operasi mail server. Hal     ini dikarenakan Qmail belum memiliki sedikitpun celah keamanan yang dapat mengganggu maupun merusak     kinerja mail server tersebut. Qmail telah banyak digunakan oleh penyedia email besar seperti Hotmail dan         Yahoo.

CARA KERJA MAIL SERVER

        Cara kerja mail server secara sederhana dapat dijelaskan sebagai berikut, pada awalnya email-email yang telah dikirimkan oleh sender, maka akan dikumpulkan dan disimpan menjadi satu file dalam database mail server. Pengelompokkan ini berdasarkan atas tujuan email. 
        Dalam sebuah email yang dikirimkan tentu telah terdapat informasi tentang tujuan penerima eCara kerja mail server secara sederhana dapat dijelaskan sebagai berikut, pada awalnya email-email yang telah dikirimkan oleh sender, maka akan dikumpulkan dan disimpan menjadi satu file dalam database mail server. Pengelompokkan ini berdasarkan atas tujuan email. 
        Dalam sebuah email yang dikirimkan tentu telah terdapat informasi tentang tujuan penerima email dan asal email sender tersebut, serta informasi tanggal dan waktu pengiriman email. Ketika receiver email membaca email dari pengirim email, itu artinya penerima email tersebut telah mengakses mail server dan membaca pesan / file yang tersimpan dalam database mail server yang ditampilkan melalui aplikasi dan browser oleh user tersebut.mail dan asal email sender tersebut, serta informasi tanggal dan waktu pengiriman email. 
        Ketika receiver email membaca email dari pengirim email, itu artinya penerima email tersebut telah mengakses mail server dan membaca pesan / file yang tersimpan dalam database mail server yang ditampilkan melalui aplikasi dan browser oleh user tersebut.

FTP SERVER

PENGERTIAN FTP SERVER

        FTP Server merupakan singkatan dari File Transfer Protocol, FTP adalah protokol internet yang berjalan dalam satu lapisan aplikasi yang berfungsi sebagai media tukar-menukar data antara client dan server dalam sebuah jaringan. Uniknya, FTP bisa diatur menjadi layanan yang bisa digunakan oleh banyak orang, sehingga semua orang bisa mengakses data dalam suatu komputer dengan mudah. Meski begitu, FTP sudah memiliki tingkat keamanan yang terjamin dan hanya client yang terdaftar dan memiliki izin saja yang bisa mengaksesnya.

FUNGSI  FTP SERVER

        FTP memiliki berbagai fungsi yang sangat menguntungkan bagi pengguna komputer. Berikut fungsinya:
1. FTP sangat menguntungkan bagi pengguna akun website, karena pengguna dapat membuat cadangan data website mereka dengan langkah yang mudah.
2. Pengguna komputer bisa melakukan pertukaran informasi maupun file antar komputer dengan langkah yang mudah meski ukuran file yang ditukar sangat besar sekalipun.
3. FTP menyediakan fasilitas bagi pengguna komputer supaya bisa melakukan pengiriman data dan informasi secara dua arah. Misalkan saat FTP digunakan di sebuah kantor, maka seorang direktur dapat mengirimkan file kepada manager ataupun staff, begitu juga sebaliknya.
4. Data yang ditransfer menggunakan FTP dapat berjalan dengan lebih efisien. Ini dikarenakan pengguna komputer tidak perlu melakukan langkah-langkah yang rumit.
5. Pengguna komputer dapat melakukan pengiriman data secara teratur.
6. FTP akan melindungi pengguna komputer dari berbagai sistem file storage antar host yang saling bertukar informasi.

CARA KERJA FTP SERVER

Secara umum, cara kerja FTP yaitu:
1. FTP client akan meminta koneksi pada server.
2. Apabila terhubung, FTP dapat menukarkan data.
3. Jangan khawatir, FTP ini dapat dilakukan dengan mode aktif maupun pasif.
4. Diantara kedua mode, client bisa membuat kontrol TCP dari Port N menuju FTP server port 21.

KONFIGURASI LINUX

Sebelum konfigurasi dns server, kita harus mempersiapkan alat-alat dibawah ini

Alat-Alat:

1. VirtualBox

2. Debian

3. Windows

4. Jaringan Internet

Langkah-langkah konfigurasi linux debian :

1. Langkah pertama mulai debian yang sudah terinstal di VirtualBox lalu masuk ke user root atau username dan masukan password. Cara berikutnya hampir sama dengan Setting IP Address Static di Ubuntu yaitu dengan cara mamasukan perintah "nano /etc/network/interfaces" untuk mengubah jaringan dhcp ke static dan menambahkan IP Address didalam interfaces. Ubah inet dhcp menjadi inet static dan sesuaikan address, netmask, network, broadcast. 



Setting DNS Server di Debian

Simpan Ctrl + O lalu Ctrl + X. 

2. Berikutnya restart jaringan ketikan perintah "/etc/init.d/networking restart" jika berhasil seperti gambar dibawah ini. setelah itu cek ifconfig apakah setting ip static sudah berhasil secara permanen. Jika masih belum berubah ketik perintah "reboot" dan masuk kembali ke user lalu cek lagi.


3. Agar lebih akurat coba ping ke ip yang tadi sudah ditambah, ip address saya 192.168.100.7 berikut ini hasilnya.

Install dan Konfigurasi DNS Server

4. Install bind9 ketik perintah "apt-get install bind9" tekan y lalu enter gunakan Debian DVD Binary 1.iso. Jangan lupa masukan dvd iso yang dibutuhkan pada virtualbox di Devices > Optical Drivers > choose disk image bagi yang belum bisa bisa membaca artikel Cara Menambahkan Repository CD/DVD di Debian.

install bind9

Install Bind9 dns server debian

Tunggu sampai proses instalasi bind9 selesai. 

5. Selanjutnya copy data db.local untuk mencegah error saat Setting DNS di debian caranya ketik perintah "cp /etc/bind/db.local /etc/bind/db.original" dan "cp /etc/bind/db.local /etc/bind/db.192" tekan enter.

Setting DNS Server di debian

7. Selanjutnya menambahkan data pada named.local ketik perintah "nano /etc/bind/named.conf.local" seperti gambar dibawah, sesuaikan data informasi ip dan db yang sebelumnya dibuat.

Simpan Ctrl + O lalu Ctrl + X. 

8. Setelah itu ketik perintah "nano /etc/bind/named.conf.options" di bagian bawah forwarders masukan ip address anda. Simpan Ctrl + O lalu Ctrl + X. 

setting dns server di debian lengkap

9. Ketik perintah "nano /etc/bind/named.conf.local" ubah seperti gambar dibawah ubah informasi seperti data yang anda inginkan jangan sampai salah mengisi data. 

db local debian

10. Ketik perintah "nano /etc/bind/db.192" sama seperti sebelumnya ubah informasi data domain dan ip anda seperti gambar dibawah. 

dns server debian

11. Restart settingan dns yang tadi sudah ditambah agar berubah, caranya ketik perintah "/etc/init.d/bind9 restart" pastikan restarting bind9 [ok].

restart bind9 debian

12. Selanjutnya jangan sampai di lewati tambahkan nameserver yang mengarah ke domain dan ip address anda. Ketik perintah "nano /etc/resolv.conf" simpan Ctrl + O lalu Ctrl + X.

nama server dns

13. Cek nslookup untuk informasi DNS server yang sudah di setting atau konfigurasi di debian, install dnsutils "apt-get install dnsutils" lalu ketik perintah "nslookup www.mangladatech.com" ganti dengan domain anda jika berhasil akan seperti gambar dibawah ini. 

Berikut penjelasan tentang Web Hosting, DNS, Web Server, Mail server, FTP Server, dan Konfigurasi Linux

Semoga Bermanfaat

Terima Kasih






Komentar